Rabu, 14 November 2012

Segeralah kau pergi



Kau tak tahu betapa sakitnya aku…
Mendengarmu…
Mendengar tawamu…

Walau kupingku tersumbat
Hati ini masih bisa mendengar…
Tuhan…Tolong kuatkan aku…

Biar kata aku sudah berteriak
Memintamu berdiam…
Tapi seakan kau tidak mendengar
Kalau boleh aku juga tidak ingin mendengar
Tapi tidak bisa kuhilangkan indera pendengaranku ini…
Sampai kapan kau menyiksaku dengan suaramu?

Adakah rasa puas dari dirimu?
Melihat aku tersiksa?
Segeralah kau pergi…
Sehingga tidak menyiksa malam-malamku lagi…

By : Michelle Rorong 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About me? I'll say i'm still figure it out. Cause i have a lot of time to do that.